Baru Dilantik Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto Jadi Imam Salat Maghrib

 


Satupost, Jakarta – Sehari setelah resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjadi perhatian publik melalui sebuah momen sederhana di luar suasana formal kedinasan.

Momen tersebut diketahui melalui unggahan seorang presenter di akun Instagram pribadinya pada Jumat (2/10/2026). Dalam unggahan itu, sang presenter membagikan pengalamannya melaksanakan salat Maghrib berjamaah dengan Suyudi yang bertindak sebagai imam.

Salat berjamaah tersebut berlangsung pada Kamis (01/10/2026) malam, hanya beberapa jam setelah Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Sholat Maghrib hari ini Alhamdulillah diimami Pak Kapolri Jenderal Pol Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Dalam foto yang dibagikan, Suyudi terlihat tampil sederhana setelah memimpin salat. Ia tidak mengenakan seragam dinas maupun atribut resmi kepolisian. Suyudi tampak mengenakan kemeja abu-abu dengan celana berwarna senada serta peci putih.

Usai salat, ia terlihat duduk di atas sajadah sambil memanjatkan doa dan berdzikir. Sebuah tasbih tampak berada di tangannya.

Momen tersebut memperlihatkan suasana berbeda dari rangkaian agenda kenegaraan yang dijalani Suyudi pada siang harinya. Sebelumnya, ia mengikuti prosesi pelantikan sebagai Kapolri di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam prosesi tersebut, Suyudi mengucapkan sumpah jabatan dan menerima tanda pangkat sebagai bagian dari pengangkatan dirinya sebagai orang nomor satu di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pengangkatan tersebut sekaligus menandai dimulainya tugas Suyudi dalam memimpin institusi Polri dengan tanggung jawab yang besar.

Di tengah momentum pergantian jabatan tersebut, unggahan mengenai salat Maghrib berjamaah itu memperlihatkan sisi lain Suyudi dalam suasana yang lebih personal dan sederhana.

Momen tersebut kemudian mendapat perhatian warganet karena memperlihatkan seorang pejabat tinggi kepolisian menjalani aktivitas ibadah bersama masyarakat tanpa suasana formal kedinasan. (Red)

Komentar